News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pendahuluan Gerak dalam Satu Dimensi

Pendahuluan Gerak dalam Satu Dimensi

 


Layar Kunci - Sebagai langkah pertama dalam mempelajari mekanika klasik, kita gambarkan gerak dalam ruang dan waktu sambil mengabaikan faktor penyebab terjadinya gerakan tersebut. Mekanika sendiri merupakan cabang ilmu fisika yang mempelajari gerak serta penyebab terjadinya gerak tersebut. Bagian dari Mekanika yang mempelajari gerak tanpa melihat penyebab terjadinya gerak disebut kinematika.

Kita akan mempelajari kinematika baik satu dimensi maupun dua dimensi. Tahap pertama kita hanya membahas gerak dalam satu dimensi, yaitu gerak sepanjang garis lurus. Pertama-tama kita tentukan posisi, perpindahan, kecepatan, dan percepatan.

Kemudian dengan menggunakan konsep-konsep ini, kita mempelajari gerak benda-benda yang bergerak dalam satu dimensi dengan percepatan konstan. Dari pengalaman sehari-hari kita menyadari bahwa gerak mewakili perubahan posisi suatu benda secara terus-menerus. Dalam fisika kita dapat mengkategorikan gerak menjadi tiga jenis, yaitu translasi, rotasi, dan vibrasi. Misalnya sebuah mobil yang bergerak di jalan raya adalah contoh gerak translasi, putaran bumi pada porosnya adalah contoh gerak rotasi, dan gerak maju mundur bandul adalah contoh gerak vibrasi. Sementara waktu, kita hanya membahas gerak translasi.

Dalam studi tentang gerak translasi, kita menggunakan apa yang disebut model partikel. Kita menggambarkan objek bergerak sebagai partikel terlepas dari ukurannya. Secara umum, partikel adalah objek seperti titik, yaitu objek dengan massa tetapi memiliki ukuran yang sangat kecil. Misalnya, jika kita ingin menggambarkan gerakan Bumi mengelilingi Matahari, kita dapat memperlakukan Bumi sebagai partikel dan memperoleh data yang cukup akurat tentang orbitnya.

Perkiraan ini dibenarkan karena jari-jari orbit Bumi lebih besar dibandingkan dengan dimensi Bumi dan Matahari. Sebagai contoh pada skala yang jauh lebih kecil sangat mungkin untuk menjelaskan tekanan yang diberikan oleh gas pada dinding wadah dengan memperlakukan molekul gas sebagai partikel, tanpa memperhatikan struktur internal molekul. (*)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar